SINCE AUGUST 2009

Posting Terbaru

--------------------

Showing posts with label Berita Kami. Show all posts
Showing posts with label Berita Kami. Show all posts

2009-12-31

Hilangnya lagi, satu penjaga Bumi

Keluarga Besar Pengurus Anak Cabang IPNU - IPPNU Kec. Kayen Kidul, Kediri menyampaikan..

KH. ABDURRAHMAN WAHID Telah pergi ke raHMATuALLAH . . .

Sejarah meNCATAT . . .

  • BeliaU salah satU ORANG BRpengaRuh d asia ,
  • mACAN PoLitik d Indonesia,
  • Gudang pengHARGAan internasASI0NAL pemBUKA dem0kraSI.
  • PemerSATu keMAJEMUKAN d tengah2 agamA DUNIA.
  • Salah saTu peMIQr Nu UntUK bngsa . . .
  • uLAMA' KHARISMATIK . . Yg slalu.
  • memori otak yg d luar manusia.
  • slalu k0ntr0fERsi tp tepat pd s0lusi.  
  • pernah mengGETARKAn dunia ttg Fatwa "AJIN0M0TO",bxak orang mncari barokah beliau
  • KTUA dewan tanfidyah PBNU.
  • Dr hati yg mendalam sluruh bANGSA, nahdiyin, santri dg kehiLANGAN sbuah ktergantUNGAN , hati merunduk mengucpkan " INNALILLAHI WAINNAILAIHI R0JIUN ".

    Smga d ridh0i Allah SWT. Aaamiiin Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-10-10

    DAMAIKAN PRIBADI, UMAT DAN UNTUK INDONESIA








        WE ARE THE WORLD, Kitalah dunia itu. Kitalah anak-anak kehidupan.
    Lagu Tema: We Are The World -Michael Jackson and various artists
    ...........    Seharusnya ada suatu waktu di mana kita mendengarkan panggilan yang penting bagi kemanusiaan, sehingga kita mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok, dan memajukan yang memuliakan bangsa. Saatnya IPNU - IPPNU berani menjadi islah dan penyejuk bagi semua kepentingan. ...........
        Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan jika kita semua berlaku seperti satu.
    Dan perhatikanlah, bahwa
    Bencana yang paling berbahaya adalah pelemahan kualitas kehidupan orang banyak yang kita terima sebagai sesuatu yang biasa. ...........





        Marilah kita kirimkan hati kita, agar saudara kita meyakini masih ada yang mengasihi mereka.
    Karena sebetulnya,
    Kita tidak mungkin menolong orang lain tanpa menolong diri kita sendiri. Maka, sebabkanlah hal-hal baik, dan Anda akan dibahagiakan dengan akibat-akibat baik.
    Janganlah menunggu dunia menjadi baik. ...........
        Di Organisasi ini kita bisa belajar, berjuang dan lebih bertaqwa.
    Kitalah dunia itu.
    Marilah kita berdiri bersama, bergandengan tangan, dan menjadikan kehidupan kita indah dan membahagiakan.
    Kitalah anak-anak kehidupan Islam.
    Marilah kita indahkan kehidupan kita.
    Marilah kita indahkan Indonesia. ...........

        Jadikanlah diri Anda pemandangan indah pertama yang dilihat oleh orang lain.
    Karena sadarilah ini, bahwa
    Wajah yang tersenyum adalah pintu menuju dunia yang lebih indah.
    Dan,
    Dunia yang lebih baik bagi kita, bagi Anda dan saya, adalah dunia yang diisi dengan kasih sayang Islam.
    Marilah kita jadikan hari ini hari yang lebih baik
    dengan menggembirakan setidaknya satu jiwa di sekitar kita.
    Tersenyumlah, berjabat-tanganlah,
    berpelukanlah, bersalamlah, katakan sesuatu yang baik,
    berbagilah, bersaudaralah,
    jadikanlah diri kita berkat yang membahagiakan sesama.
    Marilah kita menjadikan Indonesia tanah air yang membahagiakan. ...........

        Berdamailah dengan keadaan mu,
    karena apa pun keadaan mu sekarang
    adalah keadaan dari mana engkau
    akan mencapai semua kecemerlangan mu.
    Bila masalah-masalah mu besar dan berat, hadapkanlah wajah senyum mu kepada Yang Memiliki Matahari yang tenggelam (Allah SWT)- dan berterima-kasihlah atas penghormatan yang kau terima; bahwa Allah SWT Tuhan kita, telah mempercayakan penyelesaian dari masalah-masalah yang hanya bisa diselesaikan oleh pribadi terkasih sebesar engkau.
    Marilah kita bersama berdoa
    Dengan setulus-tulusnya hati
    Agar Allah SWT memberikan kekuatan dan kebijakan kepada kita,
    supaya keberhasilan-keberhasilan kita dalam kehidupan ini
    adalah memajukan yang penting bagi kedamaian,
    mempertahankan yang benar,
    membela yang lemah,
    dan menyiapkan negeri yang indah bagi anak-anak kita.
    Amin. ...........

        Marilah kita berpikir dengan seindah-indahnya pikiran,
    Dalam seindah-indahnya perasaan,
    Dan marilah kita bekerja dan bersaudara
    dalam seindah-indahnya pekerti,
    Lalu marilah kita bersama
    memperhatikan... apa yang terjadi,
    ...
    perhatikan apa yang terjadi.








    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-09-19

    KEKASIHKU



    Kekasihku..
    Kini kau telah pergi.. Ternyata, senyumku tak dapat membuatmu luruh.. Engkau pergi dengan teguh.. Tangisku tak engkau hiraukan.. Aku dalam kepiluan.. Kau tinggalkan aku. Kerinduan ini pun menggebu..


    Tak ingatkah engkau..
    Dalam gelap kita mencari cahaya.. Tak ingatkah kau.. Dalam temaram pelita.. Kita ikrarkn cinta hanya untuk-NYA.. Tak ingatkah kau.. Kemesraan kita dalam doa pada-NYA.. Tak ingatkah kau.. Dalam sepi kita bahagiakn sesama..


    Namun, perpisahan ini adalah keniscayaan.. Dan pertemuan itu masih meragukan..


    Bila gunung belum terbang berhamburan.. Semua masih memungkinkan.. Namun sampai kapan.. Ku tak bisa memastikan.. Mungkin engkau akan kembali.. Tapi aku tak pasti bisa menemui.. karena waktu terus berputar.. Dan aku pasti memudar..


    Ku selalu brharap kau kudekap.. selalu temaniku di tiap desah nafasku.. itu harap dan cemasku..


    Dan..
    Kekasihku kini kau telah pergi.. Aku seorang diri..


    Selamat jalan kekasihku.. 'RAMADHAN'..
    Prtemuan denganmu selalu kurindukan..
    Selamat jalan kekasihku.. RAMADHAN..
    Berpisah denganmu sungguh menyedihkan..


    Duhai ALLAH, ya RAHMAN..
    Hanya pada-MU kuungkap keinginan..
    Hanya pada-MU ku menghadap..
    Mohon dengar dan kabulkan semua yg ku inginkan..
    Pertemukan aku dengan kekasihku, Bulan Ramadhan.. Amiin..



    Dari : Afinda_Zahra
    Tulungagung.




    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-08-23

    PESANTREN KILAT

    PONDOK PESANTREN AT TARBIYYAH WAT TAHFIDZIL QUR'AN

    Kepada Yth :

    1. Kaum Muslimin Muslimat
    2. Para Santri
    3. Alumni
    Di Kediaman

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.
    Salam silaturrohmi kami sampaikan, semoga senantiasa dalam lindungan dan ridlo-Nya. Sehubungan dengan datangnya bulan suci Romadlon 1430 H yang sangat dimuliyakan oleh Alloh SWT, untuk mengisi kegiatan tersebut, maka kami atas nama PONDOK PESANTREN AT TARBIYYAH WAT TAHFIDZIL QUR'AN Dusun Bulu Desa Mukuh Kecamatan Kayen Kidul membuka penerimaan santri/siswa pesantren kilat yang dimulai sejak diumumkan sampai dengan tanggal 17 Romadlon dengan kegiatan sebagai berikut
    :

    1. Pembinaan Tartil, Fashohah, Tajwid, Musykilat, Ghoro'ibul Qur'an, dll.
      (Ba'da Dzuhur)
    2. Pembinaan seni baca Al Qur'an
      (Ba'da Ashar)
    3. Pengajian Kitab
      (Ba'da Tarawih)
    4. Setoran Al Qur'an Tahfidz dan Bin Nadhor
      (Ba'da Tarawih)
    5. Peringatan Nuzulul Qur'an sebagai penutup kegiatan Pesantren Kilat.

    Demikian pengumuman ini kami beritahukan kepada Bapak / Ibu / Sdr / i kaum muslimin muslimat ( santri/siswa) untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut. Semoga kita bisa memperoleh kemenangan di bulan suci ini. Amiin.. Amiin.. Amiin.. Ya Robbal 'Alamin. Akhirnya kami sampaikan banyak terima kasih atas segala perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan.

    Wal'afwu Minkum
    Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
    />

    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-07-16

    ”TRAGEDI PEMBANTAIAN MUSLIM XINJIANG - CINA”

    لبَّيْكَ اللَّهُمَّ وَمَلايِينٌ تَنْتَظِرُ تَلْبِيَةَ النِّداءِ وَلَمْ يَمْنَعْها مِنَ التَّلْبِيَةِ الْمالُ وَالْوَلَدُ بَلْ مَنَعَهُم

    ْ حُدُودٌ وَحَواجِزٌ وَصَدُّ طُغاةٍ جَبابِرَةٍ تَحَكَّمُواْ بِالرِّقابِ وَالْعِبادِ
    .

    “Ya Allah! Kami siap mengabdi untuk-Mu, dan jutaan telah siap memenuhi panggilan jihad di jalanMu. Bukan dana maupun pemuda yang menjadi penghalang kami, namun perbatasan dan rintangan penguasa Taghut yang memasung kami.”


    Ibu kota wilayah Xinjiang, Urumqi, bergolak. Umat Islam etnis Uighur di sana masih terus terancam. Setelah aparat keamanan Cina membantai mereka dalam aksi protes terhadap kebijakan pemerintah Cina yang diskriminatif pada 5 Juli lalu yang membuat 156 orang tewas, 1434 ditahan dan lebih dari 1.000 lainnya terluka, kini giliran ribuan etnis Han, yang sengaja dimukimkan pemerintah Cina di wilayah Xinjiang, turun ke jalan-jalan di Urumqi, ibukota wilayah Xinjiang, guna memburu warga Muslim yang tidak berdaya. Kelompok Uighur di pengasingan menyebut adanya “genocide” (pembersihan massal) terhadap kaum Muslim di wilayah Xinjiang. Bersenjatakan pentungan dan lainnya, etnis Han memburu etnis Uighur. Warga Muslim yang tidak bisa menyelamatkan diri babak-belur hingga sekarat, menjadi bulan-bulanan kebrutalan etnis Han. Menurut saksi mata, tak satu pun etnis Han yang melakukan serangan itu ditahan polisi.


    Keberadaan muslim di wilayah Xinjiang, Cina, merupakan buah dari dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad dan para shahabat ke seluruh penjuru dunia. Adalah Khalifah Uthman ibn Affan yang memulai kontak dengan Cina. Setelah menundukkan Romawi dan Persia, Khalifah Uthman bin Affan mengirim delegasi yang dipimpin Sa’ad ibn Abi Waqqas ra ke Cina pada tahun 29 H (651 M). Misi delegasi ini adalah mengundang kaisar Cina untuk memeluk Islam. Delegasi itu lalu membangun Masjid di kota Kanton. Masjid ini dikenal hingga hari ini sebagai ‘Masjid Memorial’.




    Dari sini mulai tumbuh benih kebencian terhadap muslim di Cina. Akan tetapi keberadaan Khilafah saat itu membuat mereka terlindungi. Tidak ada satupun penindasan yang dibiarkan begitu saja kecuali dengan jihad fii sabilillah. Salah satu perang yang berkobar di perbatasan Cina terjadi di tahun 1334H. Meski berjumlah lebih sedikit, dengan bantuan Allah SWT, pasukan muslim berhasil menggempur pasukan Cina dengan telak. Setelah itu, umat Muslim sangat dihormati sebagai kekuatan yang diperhitungkan hingga mampu mengontrol sebagian besar Asia Tengah.

    Kemenangan demi kemenangan membuka pintu Cina bagi muslim untuk menyebarkan keindahan dan kebenaran Islam. Pendatang muslim generasi awal ini juga mendirikan mesjid, sekolah, dan madrasah. Di perkotaan, para ulama mendominasi. Madrasah menjadi tempat menimba ilmu bagi banyak pelajar. Pelajar datang dari berbagai wilayah termasuk Rusia dan India, sehingga benar-benar menjadi arti harfiah dari ungkapan ‘Belajarlah hingga ke Cina.” Di tahun 1790an, tercatat ada sekitar 30 ribu pelajar muslim. Kota Bukhara yang saat itu masih merupakan bagian dari Cina, menjadi terkenal dengan julukan sebagai ‘Pilar Islam.’ Di kota inilah, Imam Bukhari lahir dan dikenal sebagai ahli hadits.

    Tapi keadaan itu kemudian berubah sejak komunis menguasai wilayah muslim itu di tahun 1949. Mereka terus berusaha menghapus identitas dan budaya Islam di Xinjiang. Diskriminasi juga terjadi di bidang ekonomi. Wilayah Xinjiang yang sesesungguhnya sangat kaya yang memasok lebih dari 40 persen cadangan energi (minyak, gas dan batubara) Cina, tapi rakyatnya hidup dalam kemiskinan.

    Sejak saat itu juga telah terjadi pemutusan komunikasi total sehingga tidak diketahui apa saja yang terjadi di sana. Penyelidikan mendalam menunjukkan keadaan yang sangat menyedihkan. Seseorang bisa diburu polisi karena ‘kejahatannya’ mengajarkan Qur’an kepada anak-anak. Sering juga terjadi razia terhadap umat Islam di Beijing. Penindasan terhadap umat Islam di sana memiliki satu tujuan: menghapus identitas Islam dari umat muslim. Menurut statistik kependudukan di tahun 1936, pemerintahan Kuomintang Republik Cina saat itu memperkirakan jumlah warga muslim sebesar 48.104.240 orang. Tapi sejak pemerintahan komunis, angka tersebut menurun menjadi 10 juta warga saja. Tidak ada penjelasan resmi, ke mana hilangnya 38 juta nyawa. Pembersihan massal seperti ini sangat luar biasa dan membuat apa yang terjadi di Tibet tidak ada apa-apanya. Padahal Barat begitu getolnya membela hak asasi pendeta dan Dalai Lama Tibet akibat pendudukan Cina di sana dan juga peristiwa Tiananmen Square, tapi tidak pernah peduli terhadap nasib umat Islam.


    Disamping penghilangan secara fisik, Muslim juga sering dihujani dengan serangan yang mengancam identitas keislaman mereka. Masa Revolusi Budaya (1966-76) menunjukkan bagaimana brutalnya kebijakan dan sikap kaum Komunis. Ini terlihat dari poster yang terpampang di Beijing saat itu di tahun 1966, yang menyerukan penghapusan ritual Islam. Muslim juga dilarang untuk mempelajari bahasa tulis yang dipengaruhi oleh Arab, Turki dan Parsi. Pemerintah komunis juga menutup Masjid dan menyebarkan fitnah tentang Islam dan muslim. Properti wakaf disita dan masjid diduduki paksa. Kebijakan untuk membersihkan etnik muslim terus berlangsung. Etnik Han (mayoritas etnik di Cina, yang kafir) mulai banyak bertransmigrasi ke wilayah Xinjiang (Turkestan Timur untuk memastikan adanya mayoritas non-muslim di sana. Pada tahun 1949 hanya ada 2-3% etnik Han di sana, namun kini mereka mencapai 38%.

    Meski ditindas oleh tirani pemerintah Cina, muslim di Xinjiang masih bertahan. Anak-anak muda mengenakan kalung berlogo bulan bintang, yang mirip dengan simbol yang digunakan Khilafah Uthmani di masa lalu. Tapi mengenakan kalung ini bisa berakibat penjeblosan ke penjara. Pernah di daerah Kajacou di Beijing, seorang muslim ditanya tentang anak-anaknya, yang ia jawab ada 6. Angka ini sangat tinggi karena hukum di Cina mengatakan bahwa muslim di Xinjiang hanya boleh punya anak 2 saja!

    Berkaitan dengan hal itu, Umat Islam Indonesia menyatakan :


    • Apa yang terjadi pada 5 Juli lalu dan aksi-aksi sesudahnya di wilayah Xinjiang, Cina ditambah dengan apa yang terjadi di wilayah lain di dunia seperti di Thailand Selatan, Philipina Selatan, Rohingnya, Myanmar, Jammu Khasmir dan lainnya menunjukkan bahwa umat Islam minoritas di manapun sesungguhnya dalam keadaan menderita, hidup dalam tekanan, penindasan dan perlakuan diskriminatif dari penguasa di wilayah itu. Slogan kebebasan, keadilan, persamaan dan perlakuan non diskriminasi dari demokrasi, HAM dan nilai-nilai sekuler hanyalah omong kosong. Ia tidak berlaku untuk umat Islam. Dunia akan ribut bila yang menjadi korban adalah warga Barat, tapi diam seribu basa bila yang menjadi korban adalah umat Islam.

      Kenyataan di atas juga menunjukkan bahwa demikian buruknya keadaan umat yang disebut al-Qur’an sebagai khayru ummat. Semua ini terjadi karena memang Umat Islam belum mampu untuk bersatu.






    • Memperingatkan pemerintah Cina untuk segera menghentikan kedzaliman.
    • Kepada pemerintah Indonesia juga negara-negara Islam lain untuk menekan pemerintah Cina agar segera menghentikan kedzalimannya, dan memulihkan hak-hak muslim di sana.
    • Sementara kepada umat umat Islam, diingatkan bahwa kenyataan-kenyataan di atas semestinya semakin menggelorakan semangat perjuangan penegakan khilafah, dan tidak lagi mempercayai doktrin dan intitusi sekuler yang sekarang ada. Umat Islam hanya bisa berharap pada Islam dan Khilafah.
    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-06-28

    Pelatihan MC


    Kali ini PAC Kayen Kidul berkunjung ke Ranting Sambirobyong, tepatnya di TPQ Al Mustaqim. Areal seluas 5 x 25 meter dengan background sangat sederhana, menjadi tempat pembekelan dan silaturahmi yang pertama kali antara Pengurus Anak Cabang dengan Pengurus Ranting se Kec. Kayen Kidul.


    Setelah beberapa minggu kemarin PAC KaKi disibukkan dengan aktivitas pembentukan PR{Pengurus Ranting, red}, akhirnya semua dapat berkumpul dalam acara Pelatihan MC.

    Minggu, 28 Juni 2009 dengan di motori oleh Dept. Minat dan Bakat, rencana

    Pelatihan Master of Ceremony

    berhasil dieksekusi dengan baik.

    Peserta yang diperkirakan berjumlah 40 anggota, Alhmdllh dapat mencapai lebih dari 70 anggota. Begitu pula dengan persiapan tempat maupun peralatan, bisa dipersiapkan dengan cukup cekatan.



    Berikut ini ringkasan materi Master of Ceremony.


    1. Syarat teknis MC :


      1. Menguasai acara

      2. Bahasa

      3. Suara


    2. Tugas MC :



      1. Menyusun acara

      2. Mengecek kehadiran

      3. Mengendalikan waktu


    3. etc.



    Untuk materi Panduan Menjadi MC, silahkan klik di sini

    Perkiraan kami, materi di atas akan terasa membuat suasana menjadi bosan dan hambar. Akan tetapi, begitu sang tutor memulai acara, suasana makin menjadi lebih akrab dan fresh.

    Terimakasih kepada Bu Alfiati yang telah meluangkan segalanya demi kemajuan kami, semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat-Nya.

    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-06-21

    Turba PAC KaKi


    Serunya aktivitas PAC IPNU-IPPNU Kayen Kidul, sangat terasa akhir" ini. Lepas dari kegiatan turba PC Kab. Kediri yang terlaksanakan di Desa Semambung, menyusul kegiatan Khotmul Qur'an serta yang sedang berjalan sampai saat ini yaitu Turba PAC KaKi, belum lagi rencana pelatihan MC...

    Yap, kali ini kita sedikit mengulas mengenai Turba PAC KaKi.

    Rekan tahu..? sejak kepengurusan kami mulai aktif { di tingkat Kecamatan pastinya... }, tidak satupun dari 12 ranting yang aktif.

    Tidak tahu kenapa..?

    Namun demikian, justru hal inilah yang lebih memacu semangat kami untuk bekerja sedikit payah dalam melepaskan kepengurusan tingkat ranting dari kevakumannya.

    Dimulai dari pembentukan tim( d rmh Rekan Ahludiyan, Semambung ), dan dilanjutkan dengan beberapa kali pemantapan.

    Its time 2 show..!


    Saatnya kami beraksi..!

    Pendekatan pada Ranting NU dan Muslimat ( mts swn Bu'/Pak.. )
    Pendataan calon anggota
    Turba PAC/Sidang Umum Ranting
    And the last job, pelantikan.



    Dan hingga artikel ini diposting, kami baru sampai pada tahap Sidang Umum Ranting{ SUR }. Dimulai dari SUR Nanggunan, dan malam tadi SUR Semambung.

    Namun sayang, hingga mendekati batas waktu Turba/SUR, beberapa tim belum juga beranjak dari teknis" turbanya (mksdya cuman rencn tok, tp ndak jg terealisasi...).

    Sampai disini dulu "Kabar Kami". Terakhir, Selamat berjuang bagi Ranting" yang telah terbentuk kepengurusannya.


    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-06-01

    Rapim PC IPNU-IPPNU



    Beberapa hari menjelang satu agenda besar yakni Turba( Turun Bawah,red ) ke seluruh PAC Kab. Kediri, Pengurus Cabang( PC ) IPNU-IPPNU Kab. Kediri Jum'at 29 Mei09 mengadakan Rapat Pimpinan ( Rapim ) rutinan dengan jajaran PAC di bawah teritorialnya.




    Beberapa pokok pembahasan dalam acara tersebut antara lain :


    1. Pemaparan program kerja Departemen, yang dipimpin Koordinator Departemen


    2. Pencarian materi untuk dibawa pada Konggres IPNU-IPPNU di Brebes, Jawa Tengah.




    Yap, tambahan info yang lain, okelah buat perbandingan bagi PAC KaKi( Kayen Kidul,red ).
    Bagusnya PAC ngadain rapim gituan dengan Pengurus Rantingnya, biar entu hubungan makin harmonis.
    Za tho..!




    Kembali ke...List top.




    Di bawah ini rincian dari point 1, sosialisasi program Dept. :


    a. Diba' Al Barzanji tiap malam sabtu, Dept. D'wh

    b. Baksos tiap bulan, Dept. D'wh

    c. Turba, Dept. Orgn's

    d. Pelatihan Internet, Dept. MiBa'




    Wah, ni dia yang lagi hot" y, "Turba".
    Pa lg PAC KaKi jg mo ngadain acara yang sama Insyllh dimulai Senin tgl 08 Jun 09, meski lbh lyak d sebut "Rapat Umum Ranting". Pa an 2h..?




    Beranjak ke point 2, penjaringan materi Konggres :


    a. Proses dan tata cara pembentukan Pengurus Anak Ranting, disetujui

    b. Pemilihan Pengurus IPNU-IPPNU di jadikan satu, maksudanya dalam pemilihan pengurus IPPNU, peserta putra juga bisa ikut serta, Asyik dunk... Gagal.

    C. Dan lain-lain, weleh lali aQ, pa ya yg pembahasn lainnya.


    Syiplah, sampai di sini dulu "Kabar Kita".
    Nantikan posting berikutnya..!!
    Klik di sini untuk posting Turba PAC KaKi.
    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-05-16

    Yahudi Akan Musnah, InsyaAllah



    Oleh
    Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari

    Diantara hal yang membuat hati kaum Mukminin tenteram dan karenanya mereka semakin yakin ialah ; bahwa negeri yang menjadi tempat berkumpulnya bebagai macam suku Yahudi Dunia, yang kemudian secara zalim dan bathil dinamakan negara Israel, adalah negara yang akan musnah dan terhapus dari muka bumi. Saya tidak katakan tanggal sekian dan tanggal sekian seperti yang dilakukan secara tidak benar oleh sebagian orang yang memiliki semangat menggebu.

    Bisa jadi waktunya akan datang sebelum ramalan mereka jatuh tempo, dan itu tidak sulit bagi Allah. Ya, bisa jadi (waktunya akan datang) jauh sebelum itu.

    "Artinya : Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabb-mu kecuali Dia" [Al-Muddatstsir : 31]

    Tidak ada yang mengetahui kecuali Dia Yang Maha Tahu dan Maha Waspada.

    Karena itulah ada tokoh politik (Muslim) kontemporer yang mengatakan :"Sesungguhnya perdamaian kita bersama Yahudi hanya semata-mata perdamaian politis, bukan keyakinan".

    Sesunguhnya ada beberapa riwayat hadits Nabi yang shahih dan tegas, bahwa petempuran besar (melawan bangsa Yahudi-pen) akan terjadi, pasti. Dan bahwa kalimat Tauhid pasti akan mengalahkan orang-orang Yahudi tersebut, baik majikan-majikan maupun budak-budaknya (para pemimpinnya maupun pengikut-pengikutnya -pen).

    Imam Bukhari dan Imam Muslim telah meriwayatkan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

    "Artinya : Kalian akan memerangi bangsa Yahudi sampai seseorang di antara mereka bersembunyi di belakang batu. Maka batu itu berkata : Wahai hamba Allah, ini di belakangku ada Yahudi, bunuhlah !".

    Imam Bukhari dan Imam Muslim juga meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

    "Artinya : Tidak akan terjadi hari kiamat sebelum kaum Muslimin memerangi orang-orang Yahudi. Kemudian kaum Muslimin membunuh mereka sampai orang Yahudi bersembunyi di belakang batu atau pohon. Maka batu -atau- pohon itu berkata : Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini di belakangku ada Yahudi, kemarilah lalu bunuhlah. Kecuali pohon Gharqad (sebuah pohon berduri yang dikenal dikalangan bangsa Yahudi), sesungguhnya Gharqad itu adalah salah satu pohon bangsa Yahudi".

    Dua riwayat di atas adalah riwayat paling kuat dan paling shahih yang di satu sisi menjelaskan pasti dan benar-benarnya kejadian perang melawan Yahudi, sedangkan di sisi lain menjelaskan tentang yakin (pasti)nya kemenangan di tangan kaum Muslimin.

    Riwayat tersebut -segala puji bagi Allah, dan dengan taufiq-Nya amat sangat jelas, jelas dan jelas. Tidak perlu komentar dan tidak membutuhkan keterangan.

    Dalam dua nash di atas terdapat berbagai pentunjuk manhaji (bersifat manhaj/bersifat ajaran), yang paling menonjol di antaranya adalah dua hal :

    Pertama.
    Berkaitan dengan awalnya, yaitu perkataan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada para sahabat :"Kalian pasti akan memerangi (orang Yahudi). Sabda ini memberi petunjuk yang tegas bahwa masa depan hanya untuk Islam saja -bi idznillah-, akan tetapi tentu Islam yang sesuai dengan manhaj Salaf. [Lihat : Basha'ir Dzawisy Syaraf Bisyarhi Marwiyyaati Manhajis Salaf, karya Syaikh Salim al-Hilali hal. 151-165].

    Kedua.
    Berkaitan dengan akhirnya, yaitu sabda Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam ketika menceritakan perkataan pohon atau batu : "Wahai Muslim, wahai hamba Allah!". Kisah ini menunjukkan bahwa manhaj Tarbawi Ishlahi (pola pendidikan yang bertujuan perbaikan) yang tegak berdasarkan realisasi tauhid dan peribadatan adalah betul-betul memiliki kesiapan untuk menegakkan syari'at Allah di muka bumi dan untuk memulai kehidupan baru dengan kehidupan Islami yang sesuai dengan pola kenabian. [Lihat pula : Madaarij al-Ubudiyah min Hadyi Khairil Bariyyah karya Syaikh Salim al-Hilali hal. 145-153].

    Di sana ada riwayat lemah -dari berbagai periwayatan- yang tersebar di tengah-tengah masyarakat dan bergulir di kalangan orang-orang khusus dan orang-orang awam, yang wajib diungkap dan dijelaskan (yaitu) :

    Riwayat Ibnu Sa'd dalam "Tahabaqat"nya VII/422, Al-Bazzar dalam "Musnad"nya IV/138, Az-Zawaid, Ibnu Abi Ashim dalam "Al-Ahad wa Al-Matsani" 2458, dan lain-lain, dari Nahik bin Shuraim As-Sakuni, bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

    "Artinya : Musyrikin sampai akhirnya sisa-sisa (pasukan) kalian akan memerangi Dajjal di sekitar sungai di Urdun (Yordan), kalian di sebelah timurnya dan mereka di sebelah baratnya".

    Perawinya berkata : Saya tidak tahu di bumi sebelah manakah Urdun (Yordan) pada waktu itu.

    Hadits ini sanadnya dha'if, di dalamnya terdapat Muhammad bin Aban Al-Qurasyi. Abu Dawud, Ibnu Ma'in, Al-Bukhari dan imam-imam lain mendha'ifkan (melemahkan)nya.

    Guru kami, 'Allamah, Imam, lautan ilmu, Syaikh Abu Abdir Rahman Muhammad Nashiruddin Al-Albani -semoga Allah melimpahkan rahmat kepadanya- telah mengeluarkan hadits tersebut secara rinci dalam kitab karyanya yang mengagumkan : Silsilah Al-Hadits Adh-Dha'ifah III/460-461. Beliau menjelaskan kelemahan hadits itu, kemudian beliau Rahimahulah berkata :

    "Saya tulis hadits ini setelah banyak pertanyaan mengenainya, bertepatan dengan pendudukan bangsa Yahudi di tepi barat Yordania pada awal bulan Haziran (Juni) tahun 1967M. Semoga Allah menghinakan dan merendahkan mereka serta membersihkan negeri ini dari mereka dan dari pendukung-pendukungnya".

    Saya (Syaikh Ali Hasan) berkata : Saya aminkan do'a beliau Rahimahullah di atas, sambil saya jelaskan bahwa sebab penulisan makalah ini adalah karena pembantaian, pengusiran serta perusakan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi semenjak kurang labih tiga bulan yang lalu (dihitung sejak majalah Al-Ashalah edisi ini terbit yaitu Syawal 1421H) terhadap saudara-saudara kita kaum Muslimin di Palestina yang terjajah. Hanya Allah-lah yang dapat memberikan pertolongan.

    Penutup dari Penerjemah
    Demikianlah, insya Allah jika kaum Muslimin telah kembali kepada agamanya secara sungguh-sungguh, maka saat itulah negara Yahudi akan lenyap dari permukaan bumi. Sebelumnya akan di awali dengan pertempuran habis-habisan seperti diterangkan dalam dua hadits shahih di atas. Kita senantiasa memohon taufiq dan pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla.


    [Makalah ini diterjemahkan secara bebas oleh Ahmas Faiz Asifuddin dari majalah al-Ashalah edisi 30/Th.V/15 Syawal 1421H. Majalah As-Sunnah edisi 08/Tahun V/1422H/2001M hal. 21-22.]

    Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=841&bagian=0 Baca Selengkapnya -->>:>

    Dokumen Rahasia CIA tentang penyerbuan ke Indonesia



    Allahu Akbar..!!


    Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) bocor ke tangan
    wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Pentagon yang
    sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih.


    Menurut dokumen tsb, setelah Irak , Indonesia akan jadi sasaran
    berikutnya. Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia
    , menyimpulkan bahwa jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi
    sangat mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian.

    Berikut isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke dalam Bahasa
    Indonesia :

    Allahu Akbar..!!


    Kepada Yth.

    Kepala Staf Gabungan
    Jenderal Richard Myers

    Tembusan: Direktur CIA

    Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi
    mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.
    Berikut data-datanya:

    Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak
    Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat
    izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan "uang
    damai". Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa
    sedemikian banyak.

    Kemudian bila kita mendirikan base camp militer , bisa ditebak di
    sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es
    kelapa,
    lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3.
    Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar
    base camp.

    Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat
    base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas
    perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam
    pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus
    dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau
    setahun lebih seperti di Irak sekarang ini.

    Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Fauzi
    Bowo untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah
    satu komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu
    adalah mantan pejabat tinggi.


    Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus
    menghadapi para "Pak Ogah" yang berlagak mengatur jalan sambil memungut
    biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang
    harus disiapkan jika harus melakukan operasi
    tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung
    Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan
    mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan
    putaran.

    Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi.
    Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen,
    dan anak-anak jalanan.
    Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.

    Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena
    semprit karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang
    damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu.

    Itu baru polantas Pak Myers. Belum petugas DLLAJ. Anda harus
    melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan
    belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang
    harus kita keluarkan untuk

    membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu
    KODAM di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ.
    Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.

    Di base camp militer , tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur
    nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya
    lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas
    kesehatan. Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.

    Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena
    disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap
    mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada
    sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.

    Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi
    dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau
    didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part
    hasil curian ranmor di Cinangka.

    Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam
    pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah
    mengincar peralatan itu.

    Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika
    lebih dari 1 x 24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan
    kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.

    Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat untuk
    meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia .
    Baca Selengkapnya -->>:>

    2009-05-04

    Pelantikan PAC IPNU-IPPNU Pagu



    "Bersama meningkatkan kualitas organisasi dgn kebersamaan semangat baru". Semboyan inilah yang diusung oleh PAC IPNU-IPPNU Pagu di hari pelantikannya, 02 mei 2009 di PP. Al Hikmah Dsn Sumberejo Ds Tanjung Kec Pagu. Dengan suasana kesederhanaan penuh hikmat, membuat acara malam itu terasa singkat dan padat.

    Bagai sohib tak terpisahkan, acara tersebut juga di hadiri anggota PAC Kayen Kidul sebagai tamu undangan. Dan dalam kesempatan tersebut, 9 IPNU dan 7 IPPNU Kayen Kidul begitu kompak menjadikan suasana pelantikan malam itu terasa meriah.

    Berbeda dengan acara pelantikan PAC KaKi (Kayen Kidul,red) yang beracara sangat panjang, pada kali ini cukup singkat dengan diantaranya diisi sambutan hanya dari PC IPNU-IPPNU Kediri yang di wakili oleh Rekan Irwan Ruba'i.

    Dalam sambutannya , beliau menyampaikan bahwa ada 2 hal yang menjadi
    tolak ukur keberhasilan suatu organisasi, yaitu pelaksanaan program kerja dan kaderisasi.

    Selain dua hal di atas, masih menurut Rekan Ruba'i yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PC IPNU Kediri,
    khusus untuk anggota organisasi IPNU-IPPNU harus
    mampu mengimplementasikan ajaran ASWAJA dalam kehidupan pribadi.

    Selanjutnya, tepat pada pukul 9.45 pm setelah acara dao oleh Pak Amin selaku Kepala PP. Al Hikmah selesai, acara pelantikan pun paripurna.

    Semoga PAC IPNU-IPPNU Pagu mampu berperan aktiv di lingkungannya yang semakin komplek dengan berbagai kepentingan. Dan terakhir sebagai awal pembuka jalan, harapan Ketua Umum PAC KaKi, Rekan Ruman, agar PAC KaKi mampu berkompetisi secara sehat dengan PAC Pagu.

    Baca Selengkapnya -->>:>